Rabu, 06 Oktober 2010

Sistem Informasi Akuntansi

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Sistem informasi akuntansi (SIA) melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan Aplikasi ini ditandai dengan volume pengolahan data yang tinggi. Pengolahan data terdiri dari empat tugas utama-pengumpulan data,manipulasi data,penyimpanan data,dan penyiapan dokumen.

Perusahaan tidak dapatmemilih untuk memiliki SIA atau tidak,untuk itu merupakan suatu keharusan.Juga semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama.SIA lebih berorientasi pada data dari pada berorientasi pada informasi,dan datanya sebagian besar bersifat historis.

Kita menggunakan diagram arus data untuk mendokumentasikan SIA yang disebut system distribusi.Sistem ini digunakan oleh berbagai perusahaan seperti perusahaan manufaktur,pedagang besar dan pengecer yang mendistribusikan produk kepada pelanggan mereka.

Walau SIA berorientasi data,SIA juga menghasilkan sejumlah informasi.Selain itu,SIA menyediakan database yang berfungsi sebagai dasar bagi subsistem CBIS lain.

APAKAH PENGOLAHAN DATA?

Pengolahan data (data processing-DP) adalah manipulasi atau transformasi simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.inilah pengolahan transaksi (transaction processing-TP) makin banyak digunakan untuk menggambarkan pengolahan data yang diterapkan pada data bisnis.walau istilah pengolahan data dan pengolahan transaksi dapat dipertukarkan,kita akan menggunakan istilah pengolahan data karena lebih dikenal.

TUGAS PENGOLAHAN DATA

SIA melaksanakan empat tugas dasar pengolahan data.Keempat tugas itu dijelaskan di bawah ini.

1. Pengumpulan Data

Saat perusahaan menyediakan produk dan jasa kelingkungan,tiap tindakan dijelaskan oleh satu catatan data.Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan,maka disebut transaksi,Karena itu timbulah istilah pengolahan transaksi.

2. Manipulasi Data

Data perlu dimanipulasi untuk mengubahnya menjadi informasi.Operasi manipulasi data meliputi :

· Pengklasifikasian Elemen-elemen data tertentu dalam catatan digunakan sebagai kode.Dibidang komputer,kode adalah satu atau beberapa karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokan catatan.Misalnya,suatu catatan gaji mencakup kode-kode yang mengidentifikasi pegawai (nomor pegawai),departemen pegawai itu (nomor departemen) dan klasifikasi gaji pegawai.

· Penyortiran Catatan-catatan disusun sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lain.Misalnya,file catatan gaji disusun sehingga semua catatan untuk tiap pegawai terkumpul menjadi satu.

· Penghitungan Operasi aritmatika dan logika dilaksanaka pada elemen-elemen data untuk menghasilkan elemen-elemen data tambahan.Dalam sistem gaji,misalnya,upah perjam dikalikan dengan jam kerja untuk menghasilkan pendapatan kotor.

· Pengikhtisaran Terdapat begitu banyak data yang perlu disintensis,atau disarikan,menjadi bentuk total,subtotal,rata-rata dan seterusnya.

3. Penyimpanan Data

Disuatu perusahaan kecil terdapat ratusan transaksi dan tindakan setiap hari,diperusahaan besar terdapat ribuan.Tiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data.Seluruh data ini harus disimpan disuatu tempat hingga diperlukan dan itulah tujuan penyimpanan data.

4. Penyiapan Dokumen

SIA menghasilkan output untuk perorangan dan organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan.Output tersebut dipicu dalam dua cara :

Ø Oleh suatu tindakan Output dihasilkan jika sesuatu terjadi.Contohnya adalah tagihan yang disiapkan setiap kali pesanan pelanggan diisi.

Ø Oleh jadwal waktu Output dihasilkan pada suatu saat tertentu.contohnya adalah cek gaji yang disiapkan setiap hari jumat.

Umumnya,output berbentuk dokumen kertas.Namun, semakin banyak pemakai yang menggunakan tampilan layar.

KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Ada beberapa karakteristik pengolahan data yang jelas membedakan SIA dari subsistem CBIS yang lain.SIA :

* Melaksanakan tugas yang diperlukan.Perusahaan tidak memutuskan untuk melaksanakan pengolahan data atau tidak.Perusahaan diharuskan oleh undang-undang untuk memelihara catatan kegiatannya.Elemen-elemen dalam lingkungan seperti pemerintah,pemegang saham dan pemilik,serta masyarakat keuangan menuntut perusahaan agar melakukan pengolahan data.tetapi bahkan jika lingkungan tidak memintanya,manajemen perusahaan pasti menerapkan SIA sebagai cara mencapai dan menjaga pengendalian.
* Berpegang pada prosedur yang relative standar.Peraturan dan praktek yang diterima menentukan cara pelaksanaan pengolahan data.Segala jenis organisasi mengolah datanya dengan cara yang pada dasarnya sama.
* Menangani data yang rinci.karena berbagai catatan pengolahan data menjelaskan kegiatan perusahaan secara rinci,catatan tersebut menyediakan jejak audit (audit trail).Jejak audit adalah kronologi kegiataan yang dapat ditelusuri dari awal hingga ke akhir,dan dari akhir hingga ke awal.
* Terutama berfokus historis.Data yang dikumpulkan oleh SIAumumnya menjelaskan apa yang terjadi dimasa lampau.ini terutama terjadi jika pengolahan berkelompok (batch) digunakan.
* Menyediakan informasi pemecahan masalah yang minimal.SIA menghasilkan sebagian output informasi bagi manager perusahaan.Laporan akuntansi standar seperti laporan rugi laba dan neraca merupakan contohnya.

Sementara garis yang memisahkan suatu subsistem CBIS dari subsistem yang lain kadang kadang membingungkan,SIA dapat dibedakan melalui sejumlah karakteristik diatas.

CONTOH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Suatu contoh yang baik dari SIA adalah sistem yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan distribusi,perusahaan yang mendistribusikan produk atau jasanya kepada pelanggan.Sistem ini disebut sistem distribusi.Mempelajari sistem ini akan lebih mudah,jika anda berfikir mengenai perusahaan yang berorientasi produk seperti perusahaan manufaktur,pedagang besar atau pengecer.Tetapi sistem distribusi dapat juga ditemukan di organisasi jasa seperti United Way dan rumah sakit,serta dilembaga-lembaga pemerintah seperti militer dan perpajakan.Dapat dikatakan bahwa semua organisasi berada dalam bisnin distribusi.Anda juga perlu ingat bahwa anda mungkin tidak dapat menemukan suatu perusahaan yang mengolah datanya tepat sama dengan data yang dijelaskan.


Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :

* SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
* Berpegang pada prosedur yang relatif standar
* Menangani data rinci
* Berfokus historis
* Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

* Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
* Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
* Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:

* Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
* Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
* Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :

* SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
* SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:

* Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
* Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
* Meningkatkan efisiensi
* Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
* Meningkatkan sharing knowledge
* Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :

* Spesialis Informasi
* Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:

* Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
* Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :

* Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
* Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :

* Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
* Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

0 komentar:

Poskan Komentar